Mengendarai Transmisi Manual di Tanjakan

Posted under Share Of The Day on : 09/02/2018 08:13:52

Kumpulkan kecepatan saat mendekati tanjakan sehingga mobil menanjak dengan efisien.
Jika Anda memiliki ruang yang cukup, dekati tanjakan di gigi 4 atau 5. Berikan mobil 80% daya penuhnya, dan usahakan tetap di gigi kelima selama mungkin. Jika Anda memiiki cukup momentum untuk naik tanjakan, Anda mungkin tidak perlu turun gigi.

Jangan jalankan mobil terlalu cepat, terutama jika Anda belum mengenal jalan yang dilalui. Jika Anda tahu akan ada belokan tajam di puncak tanjakan, sesuaikan rencana dan kurangi gas untuk mengantisipasi datangnya lawan.


Turunkan gigi jika mesin Anda kesusahan.
Mobil Anda perlu memberikan lebih banyak tenaga saat menanjak untuk melawan gaya gravitasi yang menarik mobil turun. Jika mesin mobil meraung dan mendengking, artinya mesin bekerja susah payah dan gigi yang digunakan mungkin terlalu tinggi. Mungkin Anda menyadari mobil memelan secara drastis, walaupun sedang berada di gigi tinggi dan gas telah ditekan secara konstan. Begitu mobil mulai terasa memelan, turunkan satu gigi (mungkin ke gigi 3 atau 2) dan injak pedal gas.


Menyetirlah cukup cepat sehingga mesin mobil dapat menggunakan gigi 3 (batas tiap kendaraan berbeda-beda), tetapi 30-45 mph seharusnya cukup. Pastikan Anda mengganti gigi dengan cepat untuk mencegah hilangnya momentum.
Jika mesin mobil tidak sanggup menanjak, turunkan ke gigi 2. Terkadang, tanjakan yang didaki sangat curam sehingga perlu turun sampai gigi 1. Waspadalah karena banyak mobil yang tidak bisa turun gigi dengan mulus ke gigi satu. Jika Anda belum pernah melakukannya, Anda akan mungkin menyadari kekerasan dan sentakan saat turun ke gigi 1.

Naikkan gigi bila memungkinkan untuk menghemat bensin.
Teorinya, semakin tinggi gigi yang digunakan maka jalan mobil semakin efisien. Naikkan gigi untuk menurunkan konsumsi bensin. Jika memungkinkan, pastikan Anda memiliki cukup daya untuk menaiki tanjakan.


Turunkan gigi di belokan tanjakan yang sempit.
Anda mungkin membutuhkan tambahan tenaga untuk melakukan belokan tajam di tanjakan. Turunkan gigi (biasanya ke gigi 2) sebelum memasuki belokan. Dengan demikian, Anda memiliki tenaga untuk melalui belokan, jika dibutuhkan, untuk mempertahankan tenaga selagi menanjak.


Gunakan rem tangan saat memulai dari setop di tengah tanjakan.
Rem tangan dapat mencegah mobil mundur saat memulai maju kembali. Ketika Anda berhenti di tanjakan dengan transmisi netral, tarik rem tangan mobil. Saat lampu jalan menyala hijau, injak persneling. Masukkan transmisi ke gigi 1, kemudian perlahan-lahan lepaskan persneling. Apabila persneling sudah bekerja, lepaskan rem parkir secara perlahan.


Oleh karena Anda menggunakan rem tangan, kedua kaki bebas menginjak kontrol untuk menanjak: kopling dan gas.

Anda akan perlu menekan gas lebih banyak dari biasanya sehingga mobil tidak mundur. Naikkan kecepatan secara bertahap, dan jangan sekaligus. Jika gas diinjak terlalu keras, mobil akan melompat ke depan, dan Anda bisa menabrak mobil di depan.


Sumber : https://id.wikihow.com/Menyetir-di-Tanjakan