Manupulasi ECU / FERTEX

Posted under Share Of The Day on : 02/04/2015 11:24:37

Untuk kesekalian kalinya Club Ayla Indonesia ( CAI ), dalam hal ini Mother Chapter Bandung memberikan suatu inovasi dalam meningkatkan performa kendaraan Daihatsu Ayla, yaitu manipulasi ECU atau Engine Control Unite bahkan lebih dikenal dengan piggyback.

Tepatnya pada hari Sabtu, tanggal 21 Maret 2015, yang berlokasi di Astra Daihatsu Setiabudi Bandung, Jawa Barat, couching clinic membahas manipulasi ECU serta bertepatan dengan acara  internal Astra Daihatsu yaitu test drive mobil Daihatsu New Terios dan All New Sirion  ini terlaksana dengan baik.

Selain di hadiri oleh ketua umum sekaligus founder Club Ayla Indoneisa, Ferry Wongsodiwirdjo, beberapa anggota dari Club Ayala Indonesia chapter Bandung tururt hadir guna mendapatkan ilmu. 

Dan hasil dari ringkasan pengentahuan yang diberikan oleh Ferry Wongsodiwridjo mengenai fungsi dari manipulasi ECU tersebut ada beberapa point, yaitu ;
  1. Bertujuan untuk meningkatkan performa kendaraan.
  2. Mengoptimalisasi langkah Spec-Down BBM sekaligus meminimalisasi efek negatifnya.
  3. Fungsinya untuk memaksimalkan potensi akselerasi kendaraan (Rekomend merk lain “dastex unichip”, ”piggyback” kurang lebih 5 jutaan), kalo di komunitas CAI ada “fertex” Ferry Texnology, simple untuk komunitas hanya perlu modal 100 ribuan
  4. Menjadi pion yang memberi perintah pada seluruh komponen mesin, termasuk sistem pengapian dan controller knock sensor. Untuk alternatifnya bisa mencoba by-pass perintah ECU dengan piggyback (perangkat yang digunakan untu memanipulasi data ECU sehingga performa mobil meningkat).
  5. ECU masih memegang peran utama dalam memberikan komando, tapi perintah itu adalah hasil manipulasi piggyback.
=============
From FB CAI

Manipulasi ECU...simple dastek/unichip/piggyback, its call FERTEXhahaha uda lama ini trik dipake, khususnya buat KR Injeksi...ada dua hasil manipulasi yg akan dihasilkan, mau IRIT atau mau JOSS (agak boros tentunya) yang kita manipulasi adalah Suhu yang terbaca di Sensor Udara Masuk, adanya di kotak Filter Udara, Ayla nganut empat kabel, salah satunya itu adalah signal yg masuk ke ECU hasil pengukuran suhu di ruang intake, yg di kirim ke ECU untuk perintahkan debit rasio bahan bakar yg di semprotkan injector. Semakin suhu terbaca panas maka bahan bakar semakin sedikit dan sebaliknya.

Udara masuk akan di baca sensor dan akan di kirim ke ECU,,,rata rata suhu terbaca di iklim indonesia adalah sekitar 25 sd 35 derajat celcius ketika masuk ruang bakar,,,ECU akan menyesuaikan debit rasio bahan bakar yg diperlukan sesuai suhu yg ada. Suhu dingin akan lebih bnk debit bbm dibandung suhu panas. Rich n Lean ratio.

Dgn trik ini kita bisa manipulasi, mau IRIT,,,PARALE kan kedua cable (signal dan masa) Sensor Air Flow dgn Resistor 6K atau mau JOSS SERI kan salan satu cable Sensor Air Flow sebelum masuk.

Saya aplikasikan biar JOSS, simple nya pake RESISTOR 6K, tp saya mau apply SERI Potensiometer pada salah satu Cable, agar bisa di set Rich or Lean sesuai kondisi lalin.,,Saya pake Potensiometer 10K,,,kaki kiri dan tengah disatukan, kaki kanan berdiri sendiri,,,nanti hasilnya adalah PUTARAN FULL ke KANAN adalah 0K (nol kilo),,,posisi TENGAH TENGAH adalah 5K (lima kilo) dan posisi PUTARAN KIRI FULL adalah 10K (sepuluh kilo)...ideal posisi standar adalah putaran full kanan itu tanpa hambatan dgn suhu terbaca di ECU adalah sama dengan actual terbaca di sensor, posisi potensiometer di jam 1 adalah lebih kurang 5K, pada posisi ini ECU akan baca suhu masuk adalah nyaris mendekati 0 (nol) derajat celcius, asupan Bahan Bakar akan lebih kaya dan akselerasi jauh lebih JOSS...

Monggo di coba...JOSSSS Wusss Wusss Wusss


======================
Inti dari coaching clinic saat itu mengenai Manipulasi ECU adalah, Manipulasi data ini dimaksudkan agar segala pengaturan standar ECU bisa diprogram atau tuning ulang dengan tujuan meningkatkan dan memaksimalkan performa mesin dengan efektif dan aman tanpa merubah program standar ECU yang telah dibuat oleh pabrikan sehingga garansi resmi ECU tidak akan hilang.  Dan Piggyback mampu merubah AFR (Air To Fuel Ratio) sehingga dapat meningkatkan nilai Horse Power (HP) dan Torque (Torsi) pada mesin.